Senin, 03 Mei 2010

Review : The Young Victoria


About 2 weeks ago I watched a film titled "The Young Victoria" and i found it interesting and worth watching for the casts were my fave actors and actresses. Lol. Well, film yang dirilis tahun 2009 ini basically menceritakan tentang kehidupan Queen Victoria of the United Kingdom,terutama mengenai masa awal pemerintahannya (masa-masa pra-kekuasaan dan masa-masa setelah diangkat menjadi ratu).


Pada awal cerita, film ini mengisahkan kisah awal kehidupan Victoria (Emily Blunt) yang terlahir sebagai puteri satu-satunya dari throne of the Kingdom family. Pada saat Victoria dilahirkan, kakeknya, yaitu King George III, merupakan raja yang sedang berkuasa pada saat itu., dan karena ketiga putera tertua sang raja tidak memiliki anak yang terlahir dari perkawinan yang sah, maka puteri dari anak keempat King George III, yaitu Victoria menjadi berada di garis kedua dan berhak untuk menduduki tahta kerajaan setelah pamannya, George IV (Jim Broadbent).

Semenjak kematian ayahnya Victoria muda telah diperlakukan layaknya seorang pewaris tahta kerajaan dan sangat dilindungi oleh ibu serta orang-orang disekelilingnya. Hal ini pada akhirnya membuat Victoria menjadi terisolasi dari dunia luar dan hal ini membbentuknya menjadi seorang gadis yang kesepian dengan jiwa pemberontak. Kemudian ketika pamannya, King George IV, meninggal dunia, Victoria pun akhirnya terpaksa naik ke tahta kerajaan di usianya yang masih belia yaitu 18 tahun, dengan pengetahuan dan pengalaman yang masih sangat minim mengenai kerajaan dan kepemimpinan. Dalam keadaan seperti ini, banyak orang disekelilingnya yang berusaha memanfatkan kelemahan Victoria dalam posisinya sebagai Ratu Inggris (Poor her! :[ ), termasuk pamannya sendiri King Leopold yang berusaha mendekatkan Victoria dengan keponakannya (which also means Victoria's cousin) Prince Albert (Rupert Friend) from German. Yang tentu saja dengan tujuan untuk mengendalikan kekuasan Victoria sebagai ratu dibawah pengaruh Prince Albert. But unfortunately, Prince Albert sama sekali tidak tertarik dengan keinginan pamannya itu, dan malah menjadi benar-benar jatuh cinta pada the Queen Victoria. Sehingga ia berusaha untuk membantu Victoria melepaskan diri dari orang-orang yang ingin mengendalikannya, dan membantu Victoria menguasai "bidak caturnya" sendiri (what a sweet Prince! :D). Meskipun banyak mengalami masalah (mengingat posisi Victoria sebagai Ratu), finally Prince Albert dan Victoria dapat bersatu dan menikah sebagai pasangan yang saling mencintai satu sama lain (well such a happy story). Pada cerita berikutnya kehidupan Victoria berjalan dengan cukup lancar, misalnya kisah cintanya dengan Prince Albert, hubungan dengan sang ibu yang memburuk, juga kisah mengenai popularitas Victoria sebagai seorang pemimpin di mata masyarakat. Adegan terakhir ditutup dengan scene yang menunjukkan Victoria dan Albert yang memimpin kerajaan dengan bijaksana, dan menjalani kehidupan yang bahagia.

Film yang dibintangi beberapa aktor ternama Hollywood seperti, Emily Blunt, Rupert Friend, Miranda Richardson dan Jim Broadbent ini mendapat penilaian yang cukup baik yang ditunjukkan dengan dimenangkannya penghargaan pada kategori Best Make-Up and Best Costume pada Bafta's Award. And in my opinion, i think that it serves the awarrd as well for the costumes used are very beautiful. Besides that, the film is very interesting (especially for me and people who like this film genre . lol!) dengan setting yang benar-benar menggambarkan keadaan kerajaan pada masa tersebut. Walaupun dalam hal penceritaan agak kurang fokus terhadap konflik-konfliknya sehingga kurang benar-benar menarik perhatian. Well, however i still recommend you to watch this film especially for those who love watching kind of film like this :D

0 komentar:

Posting Komentar